Analisis Dampak Peristiwa Politik Terhadap Return, Abnormal Return dan Aktivitas Volume Perdagangan Saham. … (90)

Suatu informasi dianggap informatif atau memiliki nilai jika informasi tersebut mampu mengubah kepercayaan para investor. Adanya informasi yang baru akan membentuk suatu kepercayaan yang baru di kalangan para investor. Kepercayaan baru ini akan mengubah harga dan volume perdagangan sekuritas melalui supply dan demand-nya. Informasi yang dibutuhkan in­vestor tidak hanya bersifat ekonomi tapi juga nonekonomi karena meskipun pasar modal merupakan salah satu instrumen ekonomi, namun tidak lepas dari berbagai pengaruh lingkungan nonekonomi.


Pengaruh lingkungan ekonomi mikro maupun perubahan lingkungan ekonomi makro yang terjadi akan mempengaruhi fluktuasi harga dan volume perdagangan di pasar modal (Suryawijaya dan Setiawan, 1998). Walaupun tidak terkait secara langsung dengan dinamika yang terjadi di pasar modal, namun pengaruh lingkungan nonekonomi tidak dapat dipisahkan dari aktivitas pasar modal. Isu-isu mengenai kepedulian terhadap lingkungan hidup, hak asasi manusia, peristiwa-peristiwa politik dan kenegaraan serta kerusuhan-kerusuhan yang menyebabkan ketidakpastian politik dan keamanan, sering menjadi faktor utama pemicu fluktuasi harga saham di Bursa Efek di seluruh dunia. Dengan semakin pentingnya peran bursa saham dalam kegiatan ekonomi, bursa saham semakin sensitif terhadap berbagai peristiwa di sekitarnya, baik berkaitan secara langsung maupun tidak langsung dengan isu ekonomi.

Peristiwa politik sangat berkaitan dengan stabilitas perekonomian suatu negara. Kondisi politik yang stabil akan menciptakan suasana yang kondusif untuk melakukan kegiatan perekonomian dan pada akhirnya akan meningkatkan kinerja ekonomi suatu negara. Kondisi tersebut akan meningkatkan keamanan dan kepercayaan para investor untuk berinvestasi. Hal ini dikarenakan rendahnya risiko kerugian yang diakibatkan oleh faktor nonekonomi. Namun adanya peristiwa-peristiwa politik seperti Pemilu, pergantian kepala negara dan para pejabat pemerintahan, atau pun berbagai kerusuhan, cenderung mendapat respon negatif dari para pelaku pasar (Suryawijaya dan Setiawan 1998). Hal tersebut dikarenakan peristiwa-peristiwa itu sering menimbulkan ketidakpastian dan  ketidakstabilan diberbagai bidang termasuk ekonomi, hukum, politik dan keamanan. Kondisi itu tentunya sangat tidak mendukung untuk dapat melakukan kegiatan perekonomian dengan baik dan meningkatkan risiko investasi, sehingga pada akhirnya menimbulkan krisis kepercayaan dari para investor.


Untuk mendapatkan file lengkap dalam bentuk MS-Word, (BUKAN  pdf) silahkan klik Cara Mendapatkan File atau klik disini
Cara Seo Blogger